Sajak
kepada langit...
Barangkali
hanya awan yang mau
Mendengar
dan menyapa rintihku
Seorang
pembantu
Yang meninggalkan
negeriku
Terbang
mengawang dalam bisu
Buat para
ayah
Teruntuk
para ibu
Terutama
ibu pertiwi
Beri kami
pilih
Pasti
kami di sana di ibu pertiwi
Dengan
segala bakti kami
Dekat
dengan jiwa-jiwa terkasih
Beri arti
jutaan kami
Yang terkadang
lirih tanpa bunyi
Kami sumbang
darah dan keringat kami
Pada ibu
Terutama
ibu pertiwi
Beri kami
lencana
Yang sering
kau sematkan wahai para Ibu
Terutama
ibu pertiwi
Kami telah
beri arti sumbangsih negeri
Walau
jauh dari sanak famili
Sematkan
dia di pundak para petinggi
Kami di
sini bukan bersuka hati
Tapi terdampar
Ketika
laut tak lagi berbuih
Kami bukan
lupa pada ibu
Terutama
ibu pertiwi
Kami hanya
mengejar sesuap nasi
Dan sekeping
roti
Menyambung
hari
Ketika
Ibu pertiwi lalai menjaga kami.....
12 februari 2015: written by Rahmat:
Pub;isher by:www.buahpena.com


Posting Komentar