Selamat datang di BuahPena.Com

CERITA PENDEK : PENGAGUM RAHASIA

Selasa, 10 Februari 20150 komentar

 
Jam dinding kuno berbahan jati yang berdiri di sudut ruangan tengah dekat kamar tidur utama berdentang 11 kali. Barbara belum juga dapat melenakan jiwanya agar terlelap dalam ambang tidur. Tadi siang rekannya Chatty memberitahukan bahwa ada seorang pria yang rutin membuka Blog Pribadi barbara,bahkan itu dilakukannya sampai 12 kali dalam sehari semalam. Oh My God! Barbara kaget bukan main. Dan, ini masih menurut Chatty lagi, itu sudah berjalan sejak blog Barbara diluncurkan. Blog dengan domain.com dan berbahasa Inggris tersebut dibuat sejak tahun 2010. Bayangkan.
Memang sih, traffic pengunjung Blog nya Barbara tersebut sudah dikunjungi 55.000 visitor dan rata-rata tak kurang dari 17.000 visitor per harinya, serta telah mencapai 55 negara yang mengunjungi blog tersebut.
Menurut Barbara itu suatu pencapaian yang luar biasa. Blog itu berisikan tentang kiat-kiat menghadapi pergaulan antar lawan jenis, seputar asmara, trend pakaian,kosmetik,perhiasan,dan lainnya.
Hmm... siapa ya pria itu? Kok Chatty tak mau menyebutkan siapa dia? Kok pakai rahasia segala? 
Barbara makin hilang rasa kantuknya. Siapa ya si Dia? Apakah Jack si pemain baseball yang nyentrik, atau...yach Franklin yang klimis itu?...Tapi sepertinya tidak. Dia saja tak begitu suka dunia blogger. Hmmm... tapi Alex kan jago tuh dunia internet. Bahkan dia sudah mapan dan kaya raya dari dunia nge Blog ini. Ah... sepertinya sosok pengagum rahasia itu Alex. Kalau iya, boleh juga sih.. mapan, gagah seperti Christiano Ronaldo, sang pemain pujaan Barbara. Hmm... siapa sih?..aduuhhh ni mata malah semakin jauh dari dari kata tidur.
Sudah jam 3 dini hari, Barbara belum juga tidur. Perasaan yang gundah membuatnya tak mengantuk. Baru pukul 4.30,Barbara terlelap.
Barbara baru bangun pukul 9 pagi. Karena masih agak kantuk, Barbara tidak membuat sarapan sendiri. Dia menelpon Restoran Pizza di ujung jalan dekat rumahnya. tak lama pengantar pizza pun datang. Dengan ditemani segelas susu, Barbara mulai sarapan. Karena sudah lapar juga, makanan itu pun tak bersisa..Ludes!
Sambil sarapan, tak lupa Gadis tersebut membuka Blog nya. Satu per satu dipelototinya komentar-komentar yang masuk melalui laman khusus sambung rasa di sudut kiri blog.
serrr.... ada satu komentar yang membuatnya berdebar. 
" Pagi Barbara!, sudah sarapan? sudah mandi? hmm... Saya Bryan. Saya adalah pengagum tulisan-tulisan di blog ini. Itu sudah lama. Kamu tentu tak mengenal saya. Karena, saya baru satu bulan tinggal di New York. Saya melanjutkan kuliah di sini, mengambil master ekonomi. Saya tinggal di Los Angeles, tapi... saya adalah pembaca setia blog anda. He he.. senang bisa menyebutkan jati diri.
Saya mengajak Barbara copy darat ya? Saya tunggu lusa,hari minggu, di restoran pizza langganan Barbara"
"waw...kok..bagaimana ini... waduh. Kesempatan langka, aku harus menjumpainya. Bukan apa-apa. Penasaran saja. Semoga dengan perjumpaan ini membuat rasa penasaran ku hilang". Barbara menggumam.
Rasanya menunggu hari minggu itu sangat lama. Seperti sebulan. Padahal cuma dua hari.
" Hallo Chatty.... kamu di mana ni? Ada kejutan besar" Ujar Barbara.
"Ya.. saya di rumah. Lagi bersih-bersih sambil menemani si bungsu Clara. Mama ke luar negeri bersama Papa. Ada apa? " jawab Chatty.
" Itu, si pengagum rahasia tersebut mau copy darat. Dia mau jumpa saya pada hari minggu. Namanya Bryan". Bagaimana,mau ikut tak?
husst.. tak boleh... nanti malah mengganggu" Timpal Chatty.
" Ya.. apa boleh buat. Nanti kebagian cerita sajalah ya?'' ujar Barbara.
Minggu, 1 Februari 2015, pukul 08.30 waktu New York. Di pojok kiri restoran telah duduk sepasang anak manusia. Siapa lagi kalau bukan Barbara dan Bryan. Mereka tidak kelihatan canggung sama sekali. Seperti sudah kenalan bertahun-tahun. Barangkali karena bawaan Bryan yang supel,ramah, dan tentunya suka humor pula.
Seminggu setelah pertemuan tersebut, Barbara dan Bryan sudah jadian. Barangkali karena kecocokan satu sama lain. Atau... Ini nih yang membuat Bryan nembak langsung Barbara. Ternyata oh ternyata Bryan adalah sahabat masa kecil Barbara. Bryan ikut orangtuanya pindah ke Los Angeles 16 tahun yang lalu. Pantas saja mereka begitu cepat akrab. Ditambah lagi papa Bryan adalah sahabat baik papanya Barbara.
Hati Barbara penuh bunga-bunga bahagia. hari-harinya makin menyenangkan. Bukan itu saja, pengunjung blognya menembus angka 100.000 dengan jumlah visitor harian rata-rata 30.000. Barbara makin bahagia manakala dia menerima cek dari perusahaan afiliasi ternama dengan nilai fantastis, yakni 1 juta dollar. Kebahagiaan itu semakin bertambah ketika 3 bulan setelah pertemuan tersebut, Bryan berencana melamar Barbara. Ending yang indah.... karena gadis itu bakal mendapat dua impiannya sejak kecil. Menjadi milirder dan berbahagia bersama pria pujaan hatinya. Siapa lagi kalau bukan si Bryan pengagum rahasia.
Jam berbahan jati di rumanya berbunyi 12 kali. Barbara mulai membaringkan badannya di spring bed. Berharap dalam lelapnya malam itu, Bryan menghampiri mimpinya.

10 Februari 2015; Penulis: Rahmat: Publisher;www.buahpena.com.
 

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2011. jejak sastra - All Rights Reserved