MAAF
Maaf
kalau jejak mimpi mu terjaga
Tentang
segalanya indah-indah
Sengaja
ku bangunkan dari lelap mu
Bangkit
dan lihatlah
Ratap
keadilan
Yang
hilang di lorong-lorong sempit
Yang
hanyut di gubuk – gubuk reot
Yang
karam di sampan-sampan lusuh berpengayuh
Maaf
kalau pesta riuh mu berhenti
Lihatlah...
Sekerlipan
pun jadi
Mereka
yang mengais-ngais rejeki
Di
sudut-sudut gedung persegi
Mereka
jadikan sampah penyambung hari
Mereka
tak butuh hirarki
Tapi
sesuap nasi
Mereka
terabai
Ditengah
kemaruk kuasa petinggi Negeri
By:
rahmat. Publisher: www.buahpena.com


Posting Komentar