Selamat datang di BuahPena.Com

PUISI : Dia lah Segalanya

Kamis, 05 Februari 20150 komentar


Alangkah malu jiwa yang bersimpuh

dahulunya angkuh

sampai menepuk dada padahal butuh


alangkah sedih jiwa yang merintih

dahulunya penentang sejati

sampai dunia hendak dibeli



tiadalah berarti segala yang dimiliki

jika tanah tempat mu kembali

tiadalah berguna segala yang kau punya

jika kelak engkau pun sirna


maka perbanyaklah puja dan sembah

kepada Dia Sang Pencipta

jika engkau mendekat pada Nya

isi dunia pun diberikan Nya

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2011. jejak sastra - All Rights Reserved